Introduction to Moving Average

Posted on 29th June 2010 in Technical Analysis

Introduction to MA

Moving Average (MA) adalah salah satu indicator dalam Technical Analysis yang paling sering digunakan oleh para trader. Moving Average ini sangat efektif digunakan sebagai salah satu alat untuk menentukan support dan resistance harga.

Dasar perhitungan dari MA adalah dengan mencari harga rata-rata dari suatu emiten. Rentang waktu rata-rata harga tersebut bervariasi, tergantung parameter MA yang diinginkan.

Sebagai contoh data harga penutupan saham X selama 2 minggu (10 hari) adalah sebagai berikut:
1900,1910,1940,1920,1900,1850,1870,1900,1930,1950

Maka untuk perhitungan untuk MA(5) pada hari kesepuluh adalah:

SMA(5) = (1850+1870+1900+1930+1950)/5 = 1900

Jika hari ke-11 penutupan harga di 1930, maka MA(5) pada hari kesebelas adalah:

SMA(5) = (1870+1900+1930+1950+1930)/5 = 1916

Gambar di bawah ini adalah contoh chart ADRO dengan indicator SMA(5) warna merah dan SMA(20) warna biru

SMA 5 dan 20 ADRO

Contoh SMA 5 dan 20 ADRO

Untuk jenis-jenis SMA yang umum dipakai ada 3, yaitu:

  • Simple Moving Average (SMA)
    Rumus menghitung SMA cukup mudah, yaitu dengan merata-ratakan langsung harga-harga penutupan di hari-hari sebelumnya.
  • Exponential Moving Average (EMA)
    Prinsip dasar EMA ini bobot dari harga hari ini dan kemarin berbeda. Bobot harga lama lebih rendah dibanding harga baru. Karena adanya pembobotan ini, perhitungan EMA lebih rumit. EMA ini lebih banyak digunakan dibandingkan SMA, karena EMA ini lebih sensitif dan dapat memberikan signal lebih cepat dibanding SMA
  • Displaced Moving Average (DMA)
    DMA adalah SMA yang dimajukan. DMA digunakan oleh para trader untuk mengurangi volatilitas harga (whipsaw), sehingga chart lebih smooth. Tapi jujur, DMA ini tidak pernah saya gunakan :) Dengan menggunakan contoh data harga saham X, maka DMA(5,close,3) adalah:DMA(5,close,3) = (1940+1920+1900+1850+1870)/5 = 1896

Untuk jenis-jenis MA masih ada beberapa lagi contohnya Double Exponential Moving Average (DEMA), Triple Exponential Moving Average (TEMA),  Weighted Moving Average (WMA), dan lain-lain.

Perlu diingat juga bahwa MA ini adalah lagging indicator. Yang dimaksud lagging indicator adalah, signal keluar setelah kejadian telah terjadi. Sehingga MA tidak bisa untuk digunakan untuk prediksi arah market. MA hanya digunakan sebagai referensi untuk pengambilan keputusan berdasarkan penutupan harga saham.

Mengutip dari investopedia.com, definisi lagging indicator adalah:

Technical indicator that trails the price action of an underlying asset and is used by traders to generate transaction signals or to confirm the strength of a given trend. Since these indicators lag the price of the asset, a significant move will generally occur before the indicator is able to provide a signal.

Yang ingin ditekankan adalah pemilihan MA ada di sisi trader, tergantung dari trading plan yang digunakan. Tetapi saya pribadi menggunakan EMA. Tidak masalah MA apa yang digunakan, yang penting dapat memberikan profit konsisten.

Kasus Ariel-Luna-Cut Tari: A Ridiculous Case

Posted on 26th June 2010 in Uncategorized

Akhir-akhir ini lagi rame kasus Ariel “Peterpon”. Peristiwa Ariel ini peristiwa Edison Chen jilid 2 nih, dimana video pornonya dengan artis-artis tersebar di kalangan masyarakat.

Yang menggelikan, yang getol biar si Ariel masuk bui. Sebut saja si Bejo. Bejo ini getol banget nyalah2in si Ariel, dan maksa aparat buat masukin Ariel ke bui. Yang bikin menggelikan itu…si Bejo itu seperti perumpamaan selumbar di mata sesamamu kau lihat, tetapi balik di matamu tidak kau lihat. Kayaknya di otak ini masih inget sih gimana kelakuan si Bejo, 1 istri ga cukup rupanya. Oalahhh…otak juga mesum kok sok suci koar2 anti video porno.

Yang aneh…kenapa Ariel musti ditangkap ya? Itu video khan untuk konsumsi pribadi. Kalo untuk konsumsi pribadi ga boleh…hei where is the Freedom ini this country? Denger di berita sih..alasannya karena lalai menjaga barang pribadi. Lohhh??? Ini ibarat rumah X kemalingan, salah satu barang yang ilang itu pisau dapur. Nah pisau dapur itu dipakai oleh pencurinya buat bunuh orang. Sekarang yang salah yang mana? X atau si pencuri? Masa yang punya pisau dapur ditangkap? Pake logika ajalah…harusnya yang ditangkep ya si pencuri (penyebar video), bukan si pemilik.

Cuma yah nikmati ajalah lenong ini…mari kita lihat si Bejo comment apa lagi nih :)

comments: 0 »

Hectic Day – Macet di Jakarta yang Semakin Parah

Posted on 26th June 2010 in Uncategorized

Jumat (25/6) kemarin janjian untuk nonton Toy Story 3 jam 18.45 di Mall Artha Gading. People said that this is a good movie…so I really wanted to watch it.

So…walaupun Jumat kemarin itu sedang kerjain project di client (di gedung Landmark, Sudirman), and it Friday…pasti macet banget deh, bela-belain deh berangkat ke Gading.

Agak nekat juga sih menjanjikan bisa tiba jam 18.45 di Artha Gading, padahal hari Jumat kemarin itu harus ke kampus tercinta Binus Anggrek buat ngumpulin tugas akhir. Yah…Binus Anggrek, daerah macet banget (yah Jakarta, mana sih yang ga macet :) )

Akhirnya karena takut telat ngumpulin tugasnya karena pertimbangan macet, maka ijin deh jam 16.30 berangkat ke kampus. Dan ternyata dugaan bener…macet banget. Padahal uda lewat jalan tikus, lewat pasar :) Tapi disana banyak angkot ngetem…itu yang bikin macet. Parah banget itu angkot2…egois bener. Fiuhh…macet terus lama2 stress deh.

Alhasil, rute pertama dari Landmark-Binus-Home butuh waktu sekitar 1.5 jam. So it’s 6 o’clock already. Mandi 15 menit…18.15. Yah masih optimis bisa nyampe 18.45. Tapi pas di jalanan macet banget dimana2 (it’s Friday….everybody wants to go home early).

Sampai di daerah Husada…macet!!! Yah understandable, ada puteran balik. Pangeran Jayakarta macet!!! Yah understandable…emang daerah macet gara2 banyak puteran balik n lampu merahnya lama. Waktu 18.30, started to panic. Daerah Hotel Sheraton macet juga!!! Wah…macet dimana2. 18.40 uda sampe di tikungan rumah sakit Mitra Kemayoran menuju Sunter, tapi macet…gara2 jalanan lobangnya gede bener….mobil jadi pada takut.

Lewat Sunter Danau…macet juga!!! Arghhh…parah macet dimana2. Awal2 masih sabar telusuri macet di Sunter, tapi lama2 ga tahan akhirnya coba muter lewat Sunter Agung. Coba lurus terus…jalanannya aneh gitu, eh keluar2 malah salah tempat. Akhirnya balik lagi ke jalan tadi (Sunter Danau). Waktu uda 18.50…uda pasrah deh…apalagi liat jalanan macet gitu. Akhirnya dengan perjuangan gigih…lewat jg macet di Sunter Danau. Mau masuk ke Artha Gading….macet lagi…gosh!!!

Alhasil sampe di Artha Gading uda 19.15. Tired and having a bad mood because of the traffic…gairah nonton jadi ilang. Uda lewat setengah jam nih, pasti uda jauh deh filmnya. Tapi gpp deh tetap ntn…temenin pacar tercinta :)

Pas masuk…kayaknya sih masih awal2 deh…jadi masih ngerti ceritanya (mungkin karena di Artha XXI iklannya banyak, jadi jam 7an kali baru mulai :D ). Tapi Toy Story 3 bener2 bagus filmnya, mengharukan dan sedih…Recommended Movies.

Yah uda malem…untung ga macet lagi. Memang Jakarta…macet makin hari makin parah aja. Ayo mana nih ahlinya, ayo selesaikan masalah kemacetan di Jakarta dong. Macet terus, roda ekonomi gimana mau bergerak, waktu aja uda abis di jalan.

Memang uda saatnya kendaraan pribadi dibatasi, biar Jakarta ga terlalu macet. Tapi jadi pe er juga, itu kendaraan umum diperbaiki dong. Di kendaraan umum masih rawan…banyak ngamen, tukang copet, preman, dan orang mesum(kyk contoh kasus di bus TransJ). Belum lagi di kendaraan umum yang ga ada AC nya, bener-bener ga nyaman. Ga heran orang-orang belum mau beralih ke kendaraan umum. Ayo yg katanya ahli…segera atasi kemacetan di Jakarta…for a better Jakarta, Capital of Indonesia

comments: 1 »

My New Blog!

Posted on 24th June 2010 in Uncategorized

Oke….changing to a new engine…Wordpress!!!
Setelah yang lama hampir setahun ga pernah diupdate….sekarang coba untuk berkomitmen untuk posting blog minimal seminggu 3x. Semoga tercapai :)

comments: 0 »